Aktif Memberi Kabar

Setelah Dua Tahun Jadi Plt, Nova Iriansyah Akhirnya Dilantik Jadi Gubernur Aceh

0 156

KABARIKU – Setelah menjadi Pelaksana Tugas (Plt) sejak Juli 2018, atau dua tahun lebih, menggantikan Irwandi Yusuf yang tersandung kasus korupsi, Ir. Nova Iriansyah, MT akhirnya ditetapkan menjadi Gubernur Aceh definitif, Kamis (5/11/2020).

Nova yang awalnya Wakil Gubernur Aceh ini, dilantik menjadi gubernur untuk sisa masa jabatan 2017-2022.

“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim rapat paripurna tahun 2020 pengambilan sumpah jabatan Gubernur Aceh sisa masa jabatan 2017-2022 dimulai,” kata Ketua DPRA, Dahlan Jamaluddin.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang hadir langsung di DPRA kemudian melantik Nova dan memberikan surat keputusan pengangkatan Nova menjadi Gubernur Aceh definitif.

Tito menegaskan, sumpah jabatan bukan hal main-main.

“Sumpah itu adalah janji kepada Tuhan yang harus ditepati dengan keikhlasan dan kejujuran,” ucap Tito.

Sementara itu, dalam pidatonya Nova menyampaikan terima kasih kepada semua pihak sehingga acara pelantikannya sebagai Gubernur Aceh berlangsung lancar.

Ia pun meminta dukungan semua pihak agar bisa menjalani sisa masa jabatan dengan amanah.

Seperti diketahui, Nova bersama Irwandi memenangkan Pilkada Aceh pada tahun 2017 lalu. Nova dan Irwandi yang diusung Partai Demokrat, Partai Nasional Aceh dan sejumlah partai politik lainnya meraih 898.710 suara dari 2,4 juta lebih suara sah. Pasangan ini mengungguli lima pasangan calon lainnya yang bertarung dalam Pilkada Aceh saat itu.

Ir. H. Nova Iriansyah, M.T lahir di Banda Aceh, pada tanggal 22 November 1963. Ia merupakan politisi Partai Demokrat dan pernah menjadi anggota DPR RI 2009-2014.

Saat di DPR ia diberikan tanggung jawab untuk melakukan fungsi-fungsi legislasi, anggaran dan pengawasan di Komisi V, Komisi yang menangani bidang-bidang perhubungan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, daerah tertinggal, lumpur sidoarjo dan pengembangan wilayah suramadu. (Ref)

Biodata singkat:

Nama: Ir. H. Nova Iriansyah, MT
Lahir: 22 November 1963
Partai: Partai Demokrat
Istri: Dyah Erti Idawati
Anak:
Riandy Oyadiwa
Ghaqa Dirgandana
Pekerjaan: Gubernur Aceh ke-18

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.