Aktif Memberi Kabar

Surat Perintah Penyidikan untuk Erick Tohir Beredar, Ini Penjelasan KPK

0 181

KABARIKU – Sekarang ini beredar Surat Perintah Penyidikan (sprindik) berkop Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang mencantumkan nama Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir sebagai tersangka.

Dalam surat tersebut juga tertera empat nama penyidik yang salah satunya adalah Novel Baswedan. Dalam surat tersebut tercantum tanda tangan Ketua KPK Firli Bahuri tertanggal 2 Desember 2020.

“KPK menyatakan dengan tegas bahwa Surat Perintah Penyidikan tersebut palsu. KPK tidak pernah menerbitkan surat perintah penyidikan yang kini beredar luas di masyarakat,” jelas pihak KPK seperti ditayangkan dalam web KPK (kpk.go.id) yang dilihat Kabariku, Kamis (10/12/2020).

KPK menyebutkan, melalui twitter @KPK_RI dan IG Story @official.kpk, pihaknya pun telah membuat klarifikasi terhadap surat yang beredar seolah-olah berasal dari KPK tersebut.

“KPK berharap semua pihak bisa lebih bertanggung jawab untuk menjaga diri tidak melakukan perbuatan yang merugikan orang lain, termasuk membuat dan menyebarkan informasi yang tidak benar,” tulis pihak KPK.

Dala bantahan resmi tersebut, KPK mengimbau kepada masyarakat untuk terus waspada dan melakukan verifikasi berulang terkait dengan pihak-pihak dan atau informasi yang mengatasnamakan KPK.

“Apabila ada pihak yang meminta uang, fasilitas, atau pemerasan dalam bentuk apa pun, silakan melapor kepada kepolisian setempat. Selain itu silakan informasikan kepada KPK melalui saluran Call Center 198,” papar KPK.

KPK mengimbau agar masyarakat selalu waspada dan bila mendapatkan informasi sejenis, dapat mengkonfirmasi melalui call center 198 atau e-mail [email protected] (Has)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.