Pencalonan Anggota Direksi PDAM Garut ke Bawaslu Terus Menuai Polemik

Kordinator Mapag, Haryono

Laporan : Atika

KABARIKU. Com – Pencalonan Aja Rowikarim ke Bawaslu terus menuai polemik. Kedudukan Aja di jajaran direksi PDAM Tirta Intan Garut memunculkan dua tafsir: harus mengundurkan diri dan tidak harus mengundurkan diri dari jajaran direksi BUMD milik Pemkab Garut itu.

Berbeda dengan pendapat Dewan Pakar Pusat Informasi dan Studi Pembangunan (PISP), Hasanudin, yang dimuat Kabariku pada Minggu tanggal 12 Agustus 2018, Kordinator Mapag, Haryono, menyatakan, pengunduran diri Aja dari kedudukannya di jajaran Direksi PDAM Tirta Intan adalah suatu keharusan.

Haryono menunjuk Undang-Undang Nomor 15/2011 tentang Penyelenggara Pemilu pasal 85 huruf i, dan Perbawaslu 17/2017 tentang Pembentukan, Pemberhentian, dan Penggantian Antarwaktu Bawaslu Provinsi, Bawaslu Kabupaten/Kota, Panwaslu Kecamatan, Panitia Panwaslu Kelurahan/Desa, Panwaslu Luar Negeri dan Pengawas Tempat Pemungutan Suara.

Dalam UU Nomor 15/2011 tentang Penyelenggara Pemilu pasal 85 huruf i, tutur Haryono, dinyatakan dengan tegas bahwa calon anggota lembaga penyelenggara pemilu harus mengundurkan diri dari partai politik, BUMN dan BUMD pada saat pendaftaran.

“Itu sangat jelas sekali bunyinya,” kata Haryono, Senin (13/8/2018).

Lebih jauh Haryono menyoroti pembentukan 3 direksi PDAM Tirta Intan yang semula hanya 1 direksi. Menurutnya, pembentukan direksi baru harus memperhatikan Perda No 10 Tahun 2016, Pasal 6, Pasal 21, dan Pasal 22. Kemudian perhatikan pula ketentuan lebih tinggi dalam PP No.54/2017, Pasal 40, dan yang lebih tinggi lagi pada UU No.25/2009, Pasal 17.

Jika mengacu pada peraturan-peraturan itu maka pembentukan 3 direksi dari semula 1 direksi, lanjutnya, berpotensi cacat baik prosedural maupun substansial.

“Apalagi bila dihubungkan dengan keberadaan Perda No 16 tahun 2010 yang menyatakan pembentukan direksi harus ada keterlibatan DPRD, maka pembentukan tiga direksi pada tanggal 12 Februari 2018 itu jelas menyalahi perda secara prosedural sebab tanpa melibatkan DPRD,” ungkapnya.

Editor LT

Ditandai

Redaksi Kabariku.com

Kabariku.com diterbitkan di penghujung Tahun 2017, tepatnya pada Hari Jumat 1 Desember 2017 (12 Rabiul Awal) oleh PT. Media Malka Shazia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close