Lahan BKSDA Seluas 5 Ha Hangus Terbakar, Tatang, “Gunung Guntur Terbakar Pertanda Hujan akan Tiba”

Petugas berusaha memadamkan api di areal Gunung Guntur (foto; Poros Garut)

Laporan Een

KABARIKU.Com– Kebakaran hutan yang terjadi di Gunung Guntur, Kabupaten Garut, pada Rabu tanggal 11 Juli 2018 lalu, menghanguskan lahan milik Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Garut seluas 5 ha.

Kepala Seksi Wilayah V Garut BKSDA Purwantono menjelaskan, lima ha areal yang hangus itu berada di Blok Naringgul, Desa Rancabango, Kecamatan Tarogong Kaler.

Menurutnya, Gunung Guntur seringkali mengalami kebakaran pada musim kemarau sehingga kebakaran kemarin bukan yang pertama kalinya.

“Kebakaran yang terjadi pada Rabu siang itu, langsung mendapatkan penanganan cepat oleh jajaran petugas BKSDA dan petugas lainnya hingga api dapat dipadamkan,” katanya seperti dirilis Antara.

Petugas, kata dia, terus melakukan penyisiran untuk memastikan tidak ada lagi api yang masih menyala di kawasan hutan Gunung Guntur.

“Kami temui ada bara api yang masih menyala pada kayu atau tunggak pinus, langsung kami padamkan dengan bantuan alat jetshooter,” katanya lagi.

Purwantono mengungkapkan, pihaknya hingga kini belum mengetahui pasti penyebab kebakaran.

“Kami masih menyelidikanya,” ujarnya.

Sementara itu, Tatang (60) warga Rancabango, Tarogong Kaler, yang rumahnya berdekatan dengan Gunung Guntur membenarkan bahwa Gunung Guntur seringkali mengalami kebakaran pada musim kemarau.

“Api yang muncul bisa alami, di antaranya karena gesekan kayu atau bambu kering. Api kemudian meluas karena ranting dan pepohonon di Gunung Guntur pada musim kemarau dalam keadaan kering sehingga mudah terbakar,” katanya.

Namun, menurut Tatang, kebakaran Gunung Guntur pun merupakan tanda alam yang dipercaya sebagian masyarakat Tarogong Kaler bahwa hujan segera tiba.

“Sebagian masyarakat percaya bahwa jika Gunung Guntur terbakar, itu tanda musim hujan tak lama lagi akan tiba,” jelas Tatang.

Namun Tatang sendiri benar tidaknya tanda-tanda itu. “Saya kurang tahu apa benar atau tidak jika Gunung Guntur terbakar pada musim kemarau, itu pertanda musim hujan akan tiba,” katanya.

Editor LT

Ditandai

Redaksi Kabariku.com

Kabariku.com diterbitkan di penghujung Tahun 2017, tepatnya pada Hari Jumat 1 Desember 2017 (12 Rabiul Awal) oleh PT. Media Malka Shazia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close