Jejak Rekam Idham Aziz, Calon Kapolri Pengganti Tito

0 1.002

KABARIKU – Hari Rabu tanggal 7 Desember 2005, lima orang polisi perwira menengah berpangkat AKBP, mendapat kenaikan pangkat luar biasa. Kelimanya sukses menunaikan tugas negara dalam memberantas teroris. Dua dari kelima orang itu adalah AKBP Tito Karnavian dan AKBP Idham Aziz. Kapolri saat itu, Jenderal Sutanto, menaikkan pangkat keduanya menjadi Kombes Pol.

Tito Karnavian dan Idham Aziz merupakan dua orang yang masuk ke dalam satuan pelumpuh gembong teroris Dr. Azhari di Batu, Malang, pada tanggal 9 November 2005.

Kini nama Tito Karnavian dan Idham Aziz mewarnai negeri ini. Keduanya menjadi orang-orang terpilih untuk menjadi pemimpin di negeri tempatnya mengabdi. Seperi diketahui, Tito Karnavian “terpaksa” meninggalkan jabatannya di puncak jabatan kepolisian yakni sebagai Kapolri, karena dipercaya Presiden Joko Widodo menjadi Menteri Dalam Negeri. Sementara Idham Aziz, dipastikan meninggalkan jabatannya sebagai Kabareskrim untuk menjadi Kapolri, menggantikan Tito.

Langkah Komjen Idham menuju kursi Kapolri tinggal menunggu persetujuan DPR.

Komjen Pol Idham Aziz lahir di Sulawesi Selatan tanggal 30 Januari 1963. Seperti juga pendahulunya, Tito Karnavian, lulusan Akpol tahun 1988 ini sarat pengalaman dengan tugas-tugas anti teroris.

Ia terlibat pada penanganan Bom Bali II (2005), menjadi wakil Tito Karnavian dalam Operasi Anti-Teror Bareskrim Poso (2005–2007), Operasi Camar Maleo (2014–2016) dan Operasi Tinombala (2016).

Sementara itu, jabatan tinggi yang diembannya antara lain:

  • Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Barat (19/12/2008)
  • Direktur Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Metro Jaya (17/10/2009)
  • Wakil Kepala Densus 88/Anti-Teror Polri (29/09/2010)
  • Direktur Tindak Pidana Korupsi Badan Reserse Kriminal Polri (25/03/2013)
  • Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah (03/10/2014)
  • Inspektur Wilayah II Inspektorat Wilayah Umum Polri (28/02/2016)
  • Kepala Divisi Profesi & Pengamanan Polri (23/09/2016)
  • Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya (20/07/2017)
  • Kepala Badan Reserse Kriminal Polri (22/01/2019). (Ref)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.